Pempers dan Susu Kaleng Bayi jadi Kebutuhan Urgent Pengungsi

Kamis, 24 Nov 2022 | 22:34 Wib
Paranibu dan balita di tenda pengungsian. Foto : Posronda.id

CIANJUR, POSRONDA.ID – Kondisi pengungsian yang memprihatinkan mulai terasa di lokasi bencana gempa bumi Cianjur. Kekurangan pasokan kebutuhan yang mendesak ternyata belum diakomodir secara baik.

Pemerataan kebutuhan dasar para pengungsi, terutama balita belum tertangani secara baik.

Ida, salah seorang pengungsi di Kampung Angkrang, Cianjur, Jawa Barat mengatakan, masih banyak kebutuhan yang diperlukan. “Tenda disini dihuni oleh puluhan ibu – ibu bersama balita mereka yang sangat memerlukan uluran tangan ,” kata Ida saat ditemui wartawan, pada Kamis (24/11) di tenda pengungsi.

Balita dengan usia berkisar tujuh bulan tersebut, sangat membutuhkan pempers. “Bayi-bayi puluhan jumlahnya sangat membutuhkan susu buat yang berumur di atas tujuh bulan belum ada pasokan sama sekali, jadi terisolir,” ujar Ida yang terlihat sedih.

Ketidak tersedianya bahan kebutuhan buat pengungsi terutama bayi akibat tidak termonitor dari relawan. “Data sementara untuk ini permintaan barang bahan kebutuhan harus dicatatkan supaya tepat sasaran penerima masyarakat, supaya terakomodir semua,” terang Ida.

Kebutuhan di lapangan juga mendapat perhatian Musthofa Hadi Karya selaku Ketua Umum (Ketum) Forum Wartawan Jakarta Indonesia (FWJI) yang hadir ke lokasi. “Kami peduli dengan kondisi para warga yang sangat membutuhkan, sehingga ratusan kantong dengan isi bervariasi dijadikan hiburan,” ujar Opan panggilan akrab Ketum FWJI.

Terkait sumbangan yang dibawa FWJI sebanyak lima unit mobil dipenuhi dengan bahan kebutuhan pengungsi.
Warga Kampung Angkrang sangat antusias menerima sumbangan dari FWJI terutama kebutuhan bahan pokok sehari-harinya.(kos)